Jaga agamamu, lebih dari sekedar menjaga fisikmu !

Allah berfirman;

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2) وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ (3) وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ (4) وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”. (Surah Al Falaq; 1-5)
Dalam ayat ini, Allah menyebutkan empat sumber kejahatan dan Ia menyatakan bahwa sumber perlindungan dari keempat sumber kejahatan itu adalah Dia “Rabbul Falaq” (Tuhan Yang Menguasai subuh)

Dalam surah An Naas, Allah berfirman;

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”. (An Naas; 1-6)

Dalam surah ini, Allah menyebutkan satu sumber kejahatan, yaitu kejahatan (bisikan) syaitan dari jin dan manusia. Dan Ia mensifatkan diri Nya sebagai sumber perlindungan dari kejahatan tersebut dengan menyatakan “Rabb An Naas” (Tuhan yang memelihara dan menguasai manusia), “Maalik An Naas” (Raja manusia) dan “Ilaah An Naas” (Sembahan manusia)

Sebuah pertanyaan;
Mengapa terhadap empat kejahatan yang disebutkan dalam surah Al Falaq, Allah mengarahkan manusia untuk meminta perlindungan kepada Nya dengan hanya menyebutkan sifat diri Nya sebagai “Rabbul Falaq (Tuhan Yang Menguasai subuh)”; namun terhadap satu kejahatan yang disebutkan Nya dalam surah An Naas, Dia arahkan manusia untuk meminta perlindungan kepada Nya dengan tiga sifat diri Nya yang Maha Agung, yaitu “Rabb An Naas” (Tuhan yang memelihara dan menguasai manusia), “Maalik An Naas” (Raja manusia) dan “Ilaah An Naas” (Sembahan manusia) ?

Ulama berkata;
Empat kejahatan pertama hanya akan berdampak pada fisik seseorang. Namun kejahatan berupa was-was dan bisikan-bisikan syaithan akan berdampak pada jiwa dan agama seseorang.
Menjaga fisik adalah hal penting. Namun menjaga agama adalah hal yang lebih penting dari sekedar menjaga fisik.
Wallahu a’lam bis shawaab

✍ Penulis : Ustadz Muhammad Irfan Zain, Lc
Tim Rubrik Kajian Ilmiyah Al Binaa Menyapa

2018-05-29T13:33:24+00:00 29 May 2018|Artikel Islam|Comments Off on Jaga agamamu, lebih dari sekedar menjaga fisikmu !