Prinsip Dalam Islam, Jaga Aqidah Anda !

//Prinsip Dalam Islam, Jaga Aqidah Anda !

Prinsip Dalam Islam, Jaga Aqidah Anda !

Dalam hidup, manusia tidak lepas dari berbagai aturan yang mengikatnya. Seorang siswa terikat dengan aturan-aturan sekolahnya. Seorang pegawai terikat dengan aturan-aturan perusahaannya. Seorang warga negara terikat dengan aturan-aturan negaranya. Dan begitulah pula, seorang hamba Allah, terikat dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh Allah, Dzat yang telah menciptakannya.

Aturan-aturan yang mengikat kehidupan hamba di muka bumi ini, itulah petunjuk, itulah islam, agama yang Allah telah tetapkan dan ridhai bagi seluruh manusia hingga hari kiamat. Allah berfirman kepada nabiullah Adam Alaihissalam ketika menurunkannya ke bumi sebagai hukuman atas pelanggaran yang dilakukannya;

{قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (38) وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (39)} [البقرة: 38، 39]

“Dan ingatlah ketika Kami berkata kepada Adam Alaihissalam , turunlah kalian semua ke dunia. Dan jika petunjuk Ku sampai kepada kalian; maka siapa yang mengikutinya, niscaya dia tidak akan khawatir dan tidak pula akan bersedih. Sebaliknya, barangsiapa ingkar dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka sesungguhnya mereka akan kekal sebagai penghuni neraka.”. (al Baqarah; 38-39)

Diantara aturan Allah kepada seluruh hamba, yang kekal hingga hari kiamat adalah kewajiban untuk mengesakan Nya, sebagai satu-satunya sembahan, tidak ada satupun sembahan yang benar melainkan Dia sendirinya. Demikianlah tauhid, dan untuk tujuan inilah, manusia diciptakan. Allah berfirman;

{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ} [الذاريات: 56]

“Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah (dan mentauhidkan) Ku.”. (ad Dzaariyaat; 56).

Olehnya, barangsiapa yang tidak menyembah Allah, atau ia menyembah Allah dan juga menyembah semabahan-sembahan selain Allah, atau ia menyembah Allah tetapi tidak mengingkari sembahan-sembahan selain Allah; maka sesungguhnya orang itu telah menyimpang dari tujuan hidup yang Allah gariskan bagi seluruh hamba Nya. Allah berfirman;

{لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ} [البقرة: 256]

“Tidak ada paksaan dalam beragama. Sesungguhnya telah jelas antara jalan yang lurus dan jalan lain yang menyimpang. Maka barangsiapa yang ingkar kepada seluruh sembahan selain Allah dan beriman hanya kepada Allah; sungguh ketika itulah ia telah berpegang teguh dengan tali Allah yang kuat, yang tidak akan terputus. Dan Allah adalah Dzat yang maha mendengar lagi maha melihat.”. (al Baqarah; 256). Para ulama berkata, berkenaan dengan ayat ini, bahwa satu diantara pelajaran dari ayat ini menyatakan bahwa syarat benarnya keislaman seseorang ada dua, yaitu;

  1. Beriman hanya kepada Allah
  2. Mengingkari seluruh sembahan selain Allah (ingkar kepada thagut)

Berdasarkan keterangan diatas dinyatakan bahwa barangsiapa mengangkat sembahan selain Allah, maka sesungguhnya dia bukanlah muslim. Dan barangsiapa yang beragama dengan selain agama yang telah diridhai oleh Allah (agama Islam), maka sesungguhnya dia itu -juga- bukanlah muslim. Rasulullah r bersabda;

” مَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُ مَنْ دُونِ اللهِ، حَرُمَ مَالُهُ، وَدَمُهُ، وَحِسَابُهُ عَلَى اللهِ “

“Barangsiapa berkata, “tidak ada sembahan yang benar selain Allah”, dan ia ingkar terhadap seluruh sembahan selain Allah; ketika itu, haramlah harta dan jiwanya. Dan kelak balasannya akan dikembalikan kepada Allah.”. (HR. Muslim). Allah berfirman;

{وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ } [آل عمران: 85]

“Dan barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sesungguhnya tidak akan diterima agama itu darinya, dan kelak ia akan masuk ke dalam golongan hamba-hamba yang merugi.”. (Ali Imraan; 85). Allah berfirman;

{إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ} [آل عمران: 19]

“Satu-satunya agama yang diakui oleh Allah hanyalah Islam.”. (Ali Imraan; 19)

Menduakan Allah dalam penyembahan adalah perbuatan syirik, yang merupakan puncak dari seluruh kejahatan. Durhaka kepada orang tua, berzina, merampok, mencuri, membunuh, melakukan riba dan yang semisalnya; seluruhnya adalah kejahatan yang dibenci oleh Allah. Seorang yang memiliki tingkat keimanan terendah di dalam hatinya, tentu tidak akan memberi selamat kepada seorang yang tengah durhaka kepada ibunya, yang tengah berzina, yang tengah merampok, mencuri, membunuh dan melakukan riba. Maka jika keimanan dan akal sehat kita telah mencegah kita untuk memberi selamat kepada mereka yang melakukan kejahatan-kejahatan tersebut; lantas bagaimana mungkin kita memberi selamat kepada mereka yang menyatakan “ada tuhan selain Allah”, “Allah memiliki anak”, dan “ada agama selain Islam”. Allah berfirman;

{وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا} [النساء: 140]

“Dan sungguh telah Allah sampaikan kepadamu di dalam al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan oleh orang-orang kafir, maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka berpindah pada pembicaraan lain. Jika kamu tetap saja duduk bersama mereka, tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam neraka Jahannam.”. (an Nisaa; 140)

Akhirnya, doa dan harapan kepada Allah, semoga Ia senantiasa menunjuki kita semua ke jalan kebenaran, mengokohkan kita di atas jalan tersebut, dan kelak mengumpulkan kita semua di tempat yang mulia, disisi Nya yang maha agung.

(Dutulis oleh: Ustadz. Muhammad Irfan Zein, Lc)

2018-01-31T13:50:12+00:00 12 December 2015|Artikel Islam|Comments Off on Prinsip Dalam Islam, Jaga Aqidah Anda !

About the Author: